Ini
kisah berawal saat aku pulang dari KKP bersama teman-temanku sore itu kami
berempat menunggu mobil untuk pulang ke rumah dibawah terik matahari yang
begitu panas membuat kami merasa kepanasan satu dua mobil yang lewat namun
tidak ada mobil yang penumpangnya sedikit semuanya Full kami terus menunggu
mobil hingga ada satu mobil yang penumpangnya sedikit,kamipun naik ke mobil
itu.
Di
jalan mobil itu berhenti karna ada seorang penumpang yang ingin naik,terlihat
seorang orang tua yang mengendong anaknya mata kami tertuju ke anak itu
kondisinya yang begitu kurus terlihat seperti anak bayi yang lemah tak berdaya
hingga salah satu penumpang bertanya ke ibu itu apa yang terjadi pada anak itu?
Ibu itu menjawab pertanyaan itu bahwa anaknya mengidap penyakit bawahan dari
kecil yang membuat tubuhnya tdak berkembang dengan baik.
Saat
aku melihat ibu dan anak itu aku ingin sekali menangis kisah hidupnya yang
sulit membuatku terharu,anak itu hanya menangis mendengar ibunya bercerita
tentang hidupnya yang sebenarnya dia sudah berumur 17 tahun namun tubuhnya
tidak berkembang hanya seperti anak bayi yang lemah tidak berdaya yang
digendong oleh ibunya.
Sesekali
aku memandangi ibu dan anak itu membuatku seakan ingin sekali meneteskan air
mata,ibu hanya membesarkan anaknya seorang diri karna suaminya sudah menikah
lagi dengan perempuan lagi meninggalkan mereka berdua dalam keadaan lemah,sungguh
kisah yang begitu menyentuh hatiku.andai aku yang ada diposisi anak itu mungkin
aku hanya bisa diam menangis meratapi hidupku melihat semua teman-temanku yang
kini berumur 17 tahun dan sekolah untuk mengejar cita-cita mereka.
Ibu
itu begitu hebat dan tegar meski ditinggal oleh suaminya tapi dia tetap kuat
bekerja demi anaknya yang selalu bersamanya,sungguh kehidupan yang begitu sulit
untuk mereka perjuangan seorang ibu untuk anaknya aku benar-benar tesentuh oleh
kisah ibu itu.. meski hanya seorang diri membesarkan anaknya tapi dia tetap
tegar dia adalah malaikat tanpa sayap yang akan selalu ada untuk anaknya.
Aku
sungguh bersyukur kepada Allah SWT karna telah diberikan kehidupan yang
seperti ini meski hanya hidup sederhana tapi ini membuat aku bahagia bersama
kedua orang tuaku,masih banyak orang-orang diluar sana yang kehidupannya belum
beruntung maka dari itu kita yang hidupnya masih diberikan kebahagiaan
seharusnya sangat bersyukur karna telah diberikan kehidupan yang masih bisa
merasakan kebahgiaan kedua orang tua kita.
Ibu
adalah malaikat tanpa sayap yang pertama kali mengajarkan kita untuk berbicara
mengajarkan kita untuk tertawa dan bahagia sungguh aku merasa sangat bahagia
mempunyai ibu dan Ayah seperti mereka berdua aku hanya bisa menangis saat aku
merasa jauh dari mereka dan hanya bisa menyusahkan mereka Ayah,Ibu Maafkan aku
jika hanya bisa menyusahkan Jika Allah mengizinkan aku ingin membahagiakanmu
sebelum aku benar-benar telah pergi meninggalkan dunia ini.
0 Comments:
Posting Komentar